Bupati Blitar Optimis Kehadiran Buyer and Seller Bantu Promosikan Potensi Wisata

Penyerahan Cinderamata dari Bupati Blitar kepada Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur.

Foto: Ist/kliktimes.com
Penyerahan Cinderamata dari Bupati Blitar kepada Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur. Foto: Ist/kliktimes.com

KLIKTIMES.COM-BLITAR- Ramah tamah Delegasi Direct Promotion Pariwisata Jatim di Pendopo Ronggo Hadi Negoro dibuka langsung oleh Bupati Blitar, Rini Syarifah. Dalam kesempatan ini, Bupati Rini menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Jatim melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang telah memilih Blitar Raya sebagai tempat pelaksanaan kegiatan.

Baca Juga:

Menurut Bupati Rini, kehadiran buyer dan seller sebagai bukti komitmen untuk bersama-sama bangkit memulihkan ekonomi dibidang pariwisata. Mengingat wisata merupakan salah satu sektor terdampak pandemi Covid-19.

"Saya pastikan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim tidak salah memilih Blitar Raya. Karena merupakan tempat lahir tokoh-tokoh Nasional, bahkan Internasional," ujar Mak Rini, sapaan akrab Bupati Blitar ini usai membuka kegiatan.

Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini optimis kehadiran buyer dan seller bisa membantu mempromosikan potensi wisata, sehingga meningkatkan kunjungan wisatawan ke Blitar Raya. Dengan kata lain melalui kegiatan ini bisa sebagai daya ungkit sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Blitar Raya.

[caption id="attachment_16490" align="alignnone" width="810"]bupati blitar Rini Syarifah, Bupati Blitar saat membua ramah tamah Delegasi Direct Promotion Pariwisata Jawa Timur.
Foto: Ist/kliktimes.com[/caption]

"Kita tahu, Blitar Raya memiliki potensi wisata yang sangat luar biasa. Mulai wisata alam, religi, seni budaya, dan kuliner. Sehingga potensi tersebut sangat perlu di branding bersama-sama, mengingat sektor wisata merupakan lokomotif ekonomi yang mampu menggerakkan seluruh sektor yang lain," jelasnya.

Mak Rini juga menegaskan, potensi wisata Blitar luar biasa. Apalagi Blitar mempunyai nilai sejarah yang tinggi. Ada pemimpin tokoh yang lahir di Blitar. Sehingga patut sebagai branding bahwa Blitar sebagai pemimpin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Sinarto menyampaikan, prospek Blitar dikawasan selatan akan ada Jalur Lintas Selatan (JLS). Sehingga kawasan selatan mempunyai potensi hebat agar bisa dikenalkan. Dari potensi kepariwisatannya antara budaya dan alam, Blitar sangat bagus.

"Blitar mempunyai magnet bagi wisatawan. Ada Soekarno, Raden Wijaya, Penataran, dan lain-lain. Ini .enjadi satu kekuatan yang harus terus dikenalkan. Itu alasannya kita memilih Blitar," ungkapnya.

Sinarto menambahkan, dalam kesempatan ini buyer yang di undang adalah 25 travel agent wisata yang berasal dari 5 Provinsi, yaitu DKI Jakarta, Banten, Jabar, Jateng dan DIY. Sedangkan seller adalah 55 stakeholder pariwisata di Jawa Timur yang terdiri dari unsur travel agent, destinasi wisata dan hotel.

"Sebenarnya seller dari Jatim banyak yang ingin ikut. Tapi kita baru mampu 55, karena harus membagi waktu. Kalau terlalu banyak waktunya kan pendek-pendek. Kegiatan seperti ini nanti direncanakan dilakukan 4 kali dalam satu tahun. Sehingga akan bergantian," imbuhnya.(had)