Gubernur Jawa Timur Khofifah: Covid-19 Melandai, Ekonomi Harus Digenjot


Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ziarah di Makam Bung Karno, Senin (11/10/2021).

Foto: Ist/kliktimes.com
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ziarah di Makam Bung Karno, Senin (11/10/2021). Foto: Ist/kliktimes.com
KLIKTIMES.COM-BLITAR- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap ketika terjadi pelandaian Covid-19, disaat yang sama harus menggenjot dan menggerakkan ekonomi. Pernyataan itu datang dari Khofifah saat ziarah ke Makam Bung Karno (MBK) Kota Blitar, Senin 11 Oktober 2021.BACA JUGA:"Nah, meski demikian pergerakan ekonomi harus tetap terikuti penerapan protokol kesehatan yang ketat, serta vaksinasi," ujarnya kepada Kliktimes.com usai ziarah.Ziarah ke MBK ini merupakan rangkaian HUT Pemerintah Provinsi Jatim ke-76 yang jatuh pada 12 Oktober 2021. Saat ziarah, rombongan ziarah Gubernur terdampingi oleh Forpimda Blitar Raya. Bupati Blitar, Rinis Syarifah, Wali Kota Blitar, Santoso, serta unsur dari TNI dan Polri.

Kemenangan Lawan COVID-19 di Depan Mata

"Kita bersama-sama di sini berpesan kepada seluruh warga Bangsa, terutama warga Jawa Timur, agar menghargai, menghormati. Dan mengikuti jejak teladan dari jasa perjuangan serta pengorbanan para pahlawan. Satu di antaranya pahlawan nasional yang juga proklamator kemerdekaan, Presiden RI Ir Soekarno," tuturnya.Dalam ziarah, Khofifah bersama rombongan berdoa meminta pertolongan kepada Tuhan, berharap kemenangan sudah sangat dekat. Pihaknya kini berjuang melawan sesuatu yang tidak tampak, yaitu pandemi Covid-19. Diyakini sekarang kemenangan sudah dekat. Karena saat ini 32 kabupaten/kota di Jawa Timur, menurut assesmen level Kemenkes, sudah level 1. Tinggal 6 kabupaten/kota yang level 2."Alhamdulillah, per 10 Oktober 2021 kemarin, berkat kerja keras semua pihak angka kematian di Jawa Timur tinggal tiga orang. Mudah-mudahan akan terus melandai dan kematian menjadi nol," harap Gubernur Jawa Timur Khofifah.Khofifah menambahkan, saat ini Kota Blitar dijadikan uji coba PPKM level 1 se Jawa Bali. Sehingga harus didukung dengan tetap menerapkan prokes dan melakukan percepatan vaksinasi. Diharapkan kabupaten/kota lainnya bisa segera mengikutinya."Ini tentunya hasil yang positif. Berkat kerja keras bersama, diharapkan Kabupaten/Kota lainnya segera mengikuti uji coba level 1," imbuhnya.(had)