Daerah

LAKSI Tolak Petisi Pembubaran BNPT

LAKSI tolak petisi
LAKSI tolak petisi pembubaran BNPT. Foto: ist/kliktimes.com

KLIKTIMES.COM-JAKARTA- LAKSI tolak petisi pembubatan BNPT. Kata Azmi Hidzaqi Koordinator Lembaga Advokasi Kajian Strategis Indonesia (LAKSI) kepada media ini, Selasa (21/9/2021). Beredarnya petisi yang menuntut pembubaran Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ada di laman change.org. Hal itu perlu segera diantisipasi dan waspadai oleh segenap pimpinan BNPT.

BACA JUGA:

“Agar jangan sampai opini ini menjadi sesuatu yang dianggap logis dan masuk akal. Adanya petisi ini bisa membahayakan keamanan dan stabilitas negara. Yang selama ini cukup terkendali oleh BNPT. Dan harus diakui BNPT berperan penting di garda depan dalam menghadapi serangan dan teror dari kelompok terorisme,” urainya.

Dengan adanya tuntutan pembubaran BNPT yang tersebar melalui media sosial ini cukup mengkhawatirkan. Sehingga kata Azmi, jangan sampai opini ini menjadi bola liar yang bisa mengganggu stabilitas dan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Oleh karena itu kami dari LAKSI menyatakan menolak dengan tegas adanya petisi itu yang menuntut pembubaran BNPT,” tegasnya.

“Teroris dan sekutunya memang inginnya BNPT bubar. Negara tidak boleh kalah dengan teroris,” imbuhnya.

LAKSI menolak ajakan dari petisi yang menuntut pembubaran Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Menurutnya sengaja tersebarkan oleh pihak tertentu melalui media sosial yang dapat mengganggu kinerja BNPT itu sendiri. Yakni dalam menghadapi serangkaian aksi teror dan terorisme di Indonesia.

Tidak bisa dipungkiri bahwa kehadiran BNPT sangat berperan penting dalam melindungi dan mencegah paham radikalisme di Indonesia. Wacana untuk menuntut pembubaran BNPT yang menjadi isu hangat di tengah masyarakat. Sehingga merupakan usulan yang sesat dan tidak boleh terjadi. Karena dengan dibubarkannya BNPT akan membuat posisi negara terancam oleh gangguan kelompok terorisme yang selama ini berusaha untuk menghancurkan negara.

“Perlu diketahui bahwa di balik isu yang menuntut pembubaran BNPT ini. Ternyata ada kelompok terorisme yang bermain dan mereka mencoba berlindung di balik isu HAM. Padahal selama ini merekalah yang tidak menjunjung tinggi nilai-nilai HAM,” paparnya.

Adanya petisi untuk meminta pembubaran BNPT hanyalah upaya untuk menjatuhkan capaian dari keberhasilan dan kesuksesan yang di raih selama ini oleh BNPT.

“Bahkan kami curiga usulan pembubaran BNPT sengaja dihembuskan untuk membuat kegaduhan. Dan agar BNPT ini kehilangan fokus. Oleh karena itu BNPT harus dapat mencegah aksi provokasi dan penggiring opini yang dilakukan oleh kelompok teroris tersebut,” paparnya.

Indonesia tetap membutuhkan BNPT karena potensi terorisme masih relatif tinggi. Bahkan di semua negara menyatakan perang melawan terorisme.

“Namun, kita berharap agar ke depan BNPT dapat lebih kredibel, profesional dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas yang diamanatkan oleh negara,” terangnya.(jmk/cak)

 

Tambah Komentar