Daerah

Pemkab Deli Serdang Batal Dirikan Lokasi Isoter

Pemkab Deli Serdang
DR. Miska Gewasari, M.M Kadis Kominfo Deli Serdang. Foto: istimewa/klitimes.com

Bergejala Berat Covid-19 Menurun dan BOR 29,8 Persen

KLIKTIMES.COM-DELISERDANG- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), sepertinya batal mendirikan atau membangun lokasi isolasi terpusat (Isoter) bagi warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

BACA JUGA:

Itu karena kian menurunnya warga bergejala berat. Penegasan ini dari Humas atau Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Deli Serdang, Miska Gewasari, Minggu (5/9/2021).

“Isolasi terpusat/terpadu hanya akan kami buka jika keterpakaian tempat tidur di rumah sakit (BOR) sudah sangat tinggi. Sehingga tak bisa menampung pasien terpapar Covid-19. Untuk saat ini, Alhamdulillah meski angka konfirmasi baru kita masif fluktuatif di atas 100, namun yang bergejala berat menurun,” paparnya.

Sedangkan untuk keterpakaian atau keterisian tempat tidur di rumah sakit di angka 29,8 persen. “Tambahan info, keterpakaian tempat tidur RS (BOR) = 29,8 persen. Sehingga, masih belum perlu mendirikan lokasi isolasi terpusat,” ujarnya soal data Covid-19.

Sebelumnya, kata Miska yang juga Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika (Infokom) Deli Serdang ini, memang Pemkab Deli Serdang sempat berencana mendirikan lokasi Isoter bagi warga terpapar Covid-19. Lokasi yang terpilih adalah Rumah Perlindungan Sosial (RPS).

“Benar, rencana awal memang RPS akan jadi lokasi isolasi terpusat,” ucapnya.

Perlu diketahui, setidaknya Kota Medan, yang sejauh ini masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. Karena masih banyaknya warga terkonfirmasi Covid-19, sudah sejak beberapa waktu lalu sudah mendirikan lokasi isolasi terpusat di beberapa titik. Ini dilakukan karena Kota Medan juga masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19.(ari/jmk)

Tambah Komentar