Satlantas Polres Malang Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2022

Mengheningkan cipta di Singosari bersama Satlantas Polres Malang, Sabtu (10/7/2021).

Foto: Satlantas Polres Malang for kliktimes.com
Mengheningkan cipta di Singosari bersama Satlantas Polres Malang, Sabtu (10/7/2021). Foto: Satlantas Polres Malang for kliktimes.com

KLIKTIMES.COM-MALANG- Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Malang menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2022 demi keselamatan pengendara selama 14 hari mulai 1-14 Maret 2022, dan menekan penyebaran Covid-19.

BACA JUGA:

Kasat Lantas Polres Malang, AKP Agung Firmansyah mengatakan, selama 14 hari ke depan, Satlantas Polres Malang melakukan operasi keselamatan Semeru 2022.

"Operasi ini dilakukan untuk mengurangi angka kecelakaan dan menjaring pengendara yang tidak taat lalu lintas dalam berkendara, bahkan yang melanggar Protokol Kesehatan (Prokes), besok (Selasa 1/3) baru gelar pasukan," ucapnya Senin (27/2/2022).

Agung menjelaskan, dalam operasi keselamatan 2022 tersebut, dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas agar menurunnya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas maupun penyebaran Covid-19

"Untuk sasarannya sementara terkait Covid-19, karena sebenarnya baru besok siang itu juga ada arahan Dirlantas Polda Jatim, yang jelas untuk penindakan itu untuk kendaraan berkenalpot brong, sama balap liar," jelasnya.

Akan tetapi, lanjut Agung, jika berdasarkan petunjuk dari Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat, yang mana dalam pelaksanaan operasi keselamatan Semeru 2022 dijalankan dengan lebih mengedepankan preemtif.

"Kalau petunjuk kapolres imbauan-imbauan saja dan lebih menggencarlan preemtif. Jadi pengguna helm yang tidak SNI, kenalpot brong dan balap liar ditegur, tapi tidak serta merta tegur kalau ada potensi laka maka akan kami tilang juga," terangnya.

Apalagi, tambah Agung, saat ini jumlah meninggal dunia akibat kecelakaan selama 2022 ini mengalami penurunan sekitar 15 persen dari bulan Desember 2021 lalu.

"Kalau jumlah pastinya korban laka lantas yang meninggal dunia saya tidak apal, yang jelas menurun, untuk bulan Februari ini berkurang sekitar 15 persen," pungkasnya.(lek)