Headline Nasional

GM FKPPI Kecam Politisasi Covid-19 untuk Turunkan Pemerintah yang Sah

GM FKPPI kecam politisasi covid-19
Ketua Umum PP GM FKPPI bersama Mayor Jenderal M.Hasan(Danjen Kopassus).

KLIKTIMES.COM-JAKARTA-  GM FKPPI kecam politisasi covid-19. Menurut Generasi Muda Forum Komunikasi Putra dan Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI Polri beberapa pihak mempolitisasi bencana nasional Covid-19. Untuk melakukan tindakan inkonstitusional melakukan upaya gerakan menurunkan Presiden.

BACA JUGA:

“Harusnya semua kompak, gotong royong, guyub rukun, bagaimana bahu membahu mendukung langkah Presiden untuk melawan bencana Covid-19. Bukan sebaliknya, memanfaatkan kondisi sulit ini dengan menunggangi isu-isu politik yang melawan konstitusi. Dimanfaatkan golongan tertentu untuk mengganggu pemerintah yang sah,” tegas Ketua Umum GM FKPPI Dwi Rianta Soerbakti, MBA. Ia menyikapi adanya gerakan Jokowi End Game yang ramai di dunia maya.

Dwi menegaskan bahwa Pengurus Pusat GM FKPPI menginstruksikan seluruh kader yang merupakan anak biologis TNI/Polri di seluruh Indonesia. Untuk tetap fokus pada upaya membantu program pemerintah dalam menekan angka Covid-19.

“Utamanya dalam pengawasan dan penegakan disiplin protokol kesehatan. Juga dalam rangka mensukseskan vaksin massal di seluruh pelosok tanah air. GM FKPPI dukung Presiden sebagai panglima tertinggi dalam upaya serius untuk penangananan Covid – 19,” tegas Ketua Umum GM FKPPI kecam politisasi covid-19.

GM FKPPI: Pandemi Tanggung Jawab Kita Semua

Pengusaha autobus Lorena Group ini menambahkan, pandemi yang menjangkit hampir satu tahun setengah ini, harusnya tetap menjadi momentu menguatkan tradisi gotong royong agar kita bisa menjaga ketahanan nasional, utamanya dalam merawat kesehatan seluruh rakyat Indonesia.

“GM FKPPI selalu sampaikan dan tegaskan bahwa pandemi ini bukan tanggung jawab presiden semata, tapi juga tanggung jawab kita semua. Tenaga kesehatan, orang tua kami sebagai prajurit TNI/Polri telah berada di garda paling depan dan pengorbanannya dalam berperang melawan wabah ini sudah menguras tenaga serta pikiran, bahkan taruhannya nyawa. Hentikan mempolitisasi wabah ini untuk kepentingan politik tertentu, apalagi sampai berniat menurunkan pemerintah yang sah,” paparnya.

Harusnya kita bangga punya ideologi Pancasila, sambung Dwi Rianta Soerbakti, sebab Pancasila mengajarkan dan memberi amalan meski kita berbeda beda, tapi tetap satu dalam tekat dan gerakan mendukung upaya-upaya pro kemanusiaan, menjaga persatuan, menempatkan gotong royong dan musyawarah sebagai solusi bersama memecahkan problem bangsa, serta berkeadilan sosial bagi semua.

“ Covid 19 bisa tertangani kalau kita pegang teguh dan mengimplementasi nilai-nilai Pancasila. Covid-19 sangat tidak terkait urusan politik, tapi urusan empati dan simpati kemanusaiaan kita untuk berjuang bersatu merawat dan menyelamatkan NKRI agar kembali sehat,” pungkasnya.(cak)

Tambah Komentar