Daerah Headline

Wali Kota Malang Kena Denda Rp 25 Juta, Bersalah Langgar PPKM

Wali Kota Malang
Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji mengikuti sidang di PN Kepanjen, Selasa (12/10/2021). Foto: Ist/javasatu.com for kliktimes.com

KLIKTIMES.COM-MALANG- Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji kena vonis denda Rp 25 juta di Pengadilan Negeri Kepanjen, Selasa (12/10/2021). Ini buntut dari pelanggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Wali Kota Malang, Sutiaji beserta stafnya di pantai wisata Kondang Merak Kecamatan Bantur Kabupaten Malang Minggu (19/9/2021).

BACA JUGA:

Nah, dalam sidang putusan Selasa hari ini Sutiaji hadir bersama Sekda Erik Setyo Santoso dan Kabag Umum Pemkot Malang, Arif Tri Sastyawan. Mereka bertiga kena putusan bersalah dan kena denda dengan total Rp. 50 juta.

Kepada awak media usai mengikuti sidang, Sutiaji menyatakan menerima putusan majelis hakim dan tidak akan melakukan banding.

“Ya kita ikuti prosedurnya, saya menjadi warga negara yang pasti menerima yang menjadi putusan tadi,” ungkap Sutiaji. Selasa (12/10/2021) siang sesuai laporan javasatu.com.

Pascavonis Sutiaji Bisa Ada Sidang Lagi

Sementara itu Bagian Humas PN Kepanjen, Muhammad Aulia Reza Utama SH,MH usai persidangan menjelaskan, bahwa sidang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB dengan menghadirkan tiga terdakwa.

“Pak Sutiaji kena vonis denda Rp 25 juta atau ganti dengan kurungan 15 hari. Erik Setyo Santoso dengan vonis denda Rp 15 juta atau ganti kurungan 10 hari dan Arif Tri Sistiawan vonis denda Rp 10 juta atau kurungan 8 hari. Pada intinya, dari putusan itu, mereka bertiga bersalah melanggar Pergub Jatim Pasal 49.” terang Reza.

Kenapa hanya menghadirkan tiga terdakwa, mengingat pada proses penyidikan di kepolisian petugas memanggil puluhan orang. Reza belum bisa memastikan apakah nantinya akan ada terdakwa lain yang jalani sidang.

“Karena prinsipnya, kita menyidangkan apa yang telah ada pelimpahan. Jadi kalau misalnya ada yang pelimpahan lain terkait Pak Sutiaji dan kawan-kawan ini ya akan kita sidangkan. Tapi sejauh ini hanya tiga orang ini,” pungkas Reza.

Sebelumnya, pelanggaran prokes tersebut berawal saat rombongan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melakukan gowes ke Pantai Kondang Merak pada Minggu 19 September 2021 lalu. Kejadian itu menjadi viral saat rombongan Pemkot di bawah komando Wali Kota Malang Sutiaji sempat kena larangan masuk oleh petugas. Karena sedang masa PPKM. Namun rombongan tetap masuk areal.(agb/saf/cak)