Kepala BPIP Minta Sosok GKR Mangkubumi Jadi Sumber Inspirasi


Kepala BPIP Prof Drs.KH Yudian Wahyudi M.A.Ph.D. saat hadir dalam Tasyakuran  HUT GKR Mangkubumi di Yogyakarta.

Foto: BPIP for kliktimes.com
Kepala BPIP Prof Drs.KH Yudian Wahyudi M.A.Ph.D. saat hadir dalam Tasyakuran HUT GKR Mangkubumi di Yogyakarta. Foto: BPIP for kliktimes.com
KLIKTIMES.COM-JAKARTA- Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Drs.KH Yudian Wahyudi M.A.Ph.D. mengatakan latar belakang dan perjalanan hidup GKR Mangkubumi amat penting. Maka seharusnya menjadi teladan dan sumber inspirasi yang patut ditiru bagi masyarakat indonesia. Karena ia menilai, pendidikan keluarga yang mengarusutamakan Pancasila menjadi kebiasaan dalam berperilaku hidup jujur, sederhana,dan gotong royong harus menjadi tanggung jawab semua warga Indonesia.BACA JUGA:Hal tersebut ia sampaikan ketika menghadiri acara syukuran Ulang Tahun GKR Mangkubumi di Yogyakarta, Sabtu (26/2/2022) lalu. Pada kesempatan itu, Yudian juga mendukung penulisan buku 50 tahun GKR Mangkubumi. Karena menurutnya bisa mengembalikan Pancasila sebagai acuan perilaku modern. Yakni dengan menjaga warisan budaya bangsa dan leluhur."Saya berharap GKR Mangkubumi tetap bisa menjaga tradisi yang menyentuh dalam sanubari bangsa, dan menjadi modal ekonomi, sosial,budaya dan simbolik dalam menyatukan bangsa dalam Bhinneka Tunggal Ika," ucap Yudian.Pada tempat yang sama, Menteri Koordinator Bidang Politik ,Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menuturkan. Bahwa bangsa Indonesia harus mampu mempertahankan nilai budaya adiluhung ini di tengah perkembangan zaman."Budaya Adiluhung itu adalah budaya unggul yang penuh kehalusan budi, kesantunan, gotong royong,keindahan dan religius," tutur Mahfud MD.Menurut Mahfud, budaya tersebut sangat mulia dan seiring dengan Pancasila."Hidup boleh modern tapi budaya harus tetap merakyat," tegasnya.Oleh karenanya, ia berharap dasa depan budaya itu harus tetap dipegang teguh. Seperti yang dicontohkan oleh GKR Mangkubumi agar menjadi gambaran dan bekal. Yakni untuk menyaring pengaruh budaya asing yang negatif."Sehingga kita perlu orang-orang kekinian yang tetap cinta pada budayanya," tukasnya.Hal senada juga disampaikan staf khusus Dewan Pengarah BPIP Antonius Benny Susetyo. Ia menambahkan sosok GKR Mangkubumi sebagai Kartini masa sekarang bisa dijadikan teladan oleh semua golongan."Semoga di usia ke 50 tahun GKR Mangkubumi semua kiprahnya dalam menjaga dan melestarikan budaya dapat diikuti oleh masyarakat luas," kata pria yang akrab disapa Romo Benny itu.Untuk itu, Romo Benny mengajak untuk melakukan gerakan mengarusutamakan Pancasila." Agar dapat menjadi gugus insting yang mempengaruhi cara berpikir, bertindak, bernalar dan berelasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Melalui praktik nyata dalam hal melestarikan budaya dan membantu sesama," pungkasnya.(ian)