Sport

Meerkat Mistik Ramalkan Inggris Juara Euro 2020

Meerkat mistik ramal inggris kalahkan italia
Meerkat mistik di Kebun Binatang London.

KLIKTIMES.COM-JAKARTA- Meerkat mistik ramalkan Inggris juara Euro 2020. Hewan di Kebun Binatang London meramalkan Inggris bakal mengalahkan Italia di laga final Euro 2020 pada Minggu nanti.

BACA JUGA: 

Seorang penjaga kebun binatang menanam bendera Inggris dan Italia di tanah dan tugas Meerkat mistik menjatuhkannya. Mereka membutuhkan waktu sekitar lima menit untuk memilih Inggris.

Inggris akan bermain melawan Italia pada hari Minggu di Wembley untuk final pertama negara tuan rumah, sejak mereka memenangkan Piala Dunia tahun 1966.

Hewan seperti Meerkat mistik telah digunakan di masa lalu untuk memprediksi hasil pertandingan sepak bola.

Seekor gurita Jerman menjadi terkenal selama Piala Dunia 2010 ketika ia berhasil memprediksi hasil dari delapan pertandingan.

Dia melakukan triknya dengan memilih salah satu dari dua kotak berbendera negara yang bersaing, demikian laporan Reuters.

Statistik Selama Euro 2020

Perjalanan Italia dan Inggris ke final Euro 2020 sedikit berbeda walaupun sama-sama tak terkalahkan sebelum ke final itu.

Inggris lima kali menang dan 1 kali seri, sebaliknya Italia selalu menang, sekalipun dalam semifinal penentuannya lewat adu penalti. Azzurri total mencetak 12 gol, sedangkan Three Lions 10 gol. Untuk itu, Italia lebih unggul. Maka, katakanlah Italia memimpin 1-0.

Italia juga memimpin dalam penciptaan peluang gol, dengan melepaskan 108 peluang yang 58 di antaranya tepat sasaran, termasuk 6 membentur gawang dan 28 kena blok lawan. Sedangkan Inggris melepaskan total 58 percobaan gol yang 33 di antaranya tepat sasaran, termasuk 3 membentur gawang dan 8 kali mentah oleh lawan.

Tetapi efektivitas Inggris lebih baik. Three Lions 57 persen, sedangkan Azzurri 53 persen. Kesimpulannya, kedudukan potensi menang menjadi 1-1.

Berikutnya adalah penguasaan bola dan intensitas serangan. Dalam enam pertandingan pertama Euro 2020, mulai dari fase grup sampai semifinal, Italia merupakan tim yang lebih menekan lawan ketimbang Inggris.

Italia melepaskan 5.239 umpan yang 4.688 di antaranya dituntaskan atau memiliki efektivitas umpan 89 persen. Inggris hampir separuhnya karena melepaskan 2.389 umpan yang 2.984 di antaranya dituntaskan atau memiliki efektivitas 88 persen.

Italia juga melancarkan 432 kali serangan yang di antaranya menciptakan 13 assist dan 47 tendangan penjuru. Sebaliknya, Inggris melepaskan 256 serangan yang 24 di antaranya berbuah tendangan penjuru dan 9 assist.

Untuk ukuran ini, Italia berada di atas Inggris sehingga kedudukan menjadi 2-1 untuk Italia.

Inggris Unggul Pertahanan

Namun dalam pertahanan, Inggris lebih unggul dalam menjaga daerah pertahanan. Ini terkuatkan dengan hanya kebobolan satu gol dan lima kali clean sheet. Sedangkan Italia kebobolan tiga gol dan tiga kali clean sheet.

Rinciannya adalah Italia 249 kali menguasai kembali bola, sedangkan Inggris 222. Namun untuk tekel, Inggris lebih efektif. Karena memenangkan 33 tekel dari total 53 total yang mereka lakukan atau memiliki tingkat efektivitas 62 persen.

Sebaliknya Italia melakukan 74 tekel yang 21 di antaranya berhasil atau hanya 28 persen. Artinya, Inggris lebih baik dalam tekel, bahkan di atas Italia dalam hal menghalau bola dari daerah pertahanan. Inggris melakukan 120 sapuan, sedangkan Italia 86 sapuan.

Inggris juga melakukan 11 penyelamatan, sedangkan Italia 9 penyelamatan. Pelanggaran Inggris juga lebih sedikit namun pelanggaran yang menimpa Inggris lebih banyak ketimbang Italia. Ini artinya, lawan lebih sulit merebut bola dari pemain Inggris ketimbang Italia.

Kesimpulannya, Inggris lebih solid daripada Italia. Oleh karena itu skor menjadi 2-2. Intinya, efisiensi Inggris bisa mengimbangi penampilan ofensif Italia.(cak)